<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="219">
 <titleInfo>
  <title>Agama untuk kemanusiaan (khazanah moderasi beragama dan isu-isu kontemporer)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Fadlan L Nasurung</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
   <publisher>Alauddin University Press</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di aras global, kasus-kasus kekerasan hingga terorisme memang berkelindan dengan faktor-faktor ekonomi-politik. Namun ditingkat lokal dan masyarakat akar rumput, kasus-kasus kekerasan bernuansa agama acapkali dimotivasi oleh cara pandang intoleran dan ekstrim dalam melihat dan menyikapi kepelbagaian. Isu-isu global bekerja untuk mengkristalisasi sektarianisme, sekaligus menjadi justifikasi bahwa permusuhan dan konflik atas nama agama memang merupakan sesuatu yang laten. Perang melawan kaum kafir dan sekutu-sekutunya, kemudian menjadi jargon perjuangan atas nama jihad membela agama. Agama yang sakral dan bersemayam di ruang terdalam pada diri manusia, memang secara alamiah memiliki potensi untuk menggerakkan perilaku dan tindakan-tindakan manusia penganutnya. Karena begitu pentingnya arti agama bagi masyarakat di negeri-negeri religius seperti Indonesia, tidak salah jika ia mendapat perhatian sangat khusus dalam kehidupan. Sehingga, keberagamaan acapkali dirayakan lewat simbol dan jargon-jargon religius dengan semangat berapi-api.&#13;
Buku ini berisi tentang:&#13;
Bagian I Agama, Kemanusiaan, &amp; Perdamaian&#13;
Bagian II Agama, Moderasi, &amp; Inklusifisme&#13;
Bagian III Agama, Tradisi, &amp; Kebudayaan&#13;
Bagian IV Agama, Negara Pancasila, &amp; Wacana Khilafah&#13;
Bagian V Agama, Toleransi, &amp; Demokrasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Moderasi beragama</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Toleransi</topic>
 </subject>
 <classification>297.28 NAS</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>E-books UIN Alauddin Makassar E-books UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.28 NAS a</shelfLocator>
 </location>
 <slims:image>sampulfadlan.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>219</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-27 04:20:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-27 04:20:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>