<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="213">
 <titleInfo>
  <title>Membangun moderasi beragama umat melalui integrasi keilmuan (perspektif  pendidikan Islam)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Qasim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
   <publisher>Alauddin University Press</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keragaman dan keberagaman bukan hanya tema sentral yang hangat dibahas atau dijadikan objek riset di Indonesia namun menjadi tema global yang dijadikan garda terdepan memadukan berbagai latar dalam mendukung kesamaan perspektif dan perlakuan kepada manusia modern. Menyatukan masyarakat Indonesia secara sosial dan wilayah Indonesia dalam satu ideologi dan cita yang terintegrasi bukanlah perkara mudah. Mengingat secara sosial latar belakang masyarakat beragam merupakan celah yang dapat dimasuki oleh faham menyimpang. Belum lagi luas wilayah dengan akses masuk darat, laut, dan udara yang terbuka lebar. Pada tataran ini, moderasi beragama dan integrasi keilmuan menjadi dua term yang bermaksud mengembalikan masyarakat kepada khazanah yang selama ini hilang dalam kehidupan. Meskipun moderasi beragama telah membuktikan kekuatannya dengan angkat kakinya penjajah dari bumi pertiwi serta tertumpasnya berbagai gerakan dan aksi disintegrasi bangsa. Namun bukan bermakna pengabdian telah selesai.&#13;
Buku ini berisi tentang:&#13;
Bab I Pendahuluan&#13;
Bab II Moderasi Beragama&#13;
Bab III Integrasi Keilmuan&#13;
Bab IV Membangun Moderasi Beragama Melalui Integrasi Keilmuan&#13;
Bab V Pentup</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pendidikan Islam</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Integrasi Keilmuan</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Moderasi beragama</topic>
 </subject>
 <classification>297.26</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>E-books UIN Alauddin Makassar E-books UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.26 QAS m</shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>213</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-19 15:20:17</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-19 15:22:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>