<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="173">
 <titleInfo>
  <title>Hukum pemerintahan daerah dan desentralisasi fiskal (analisis konsep pengalokasian Dana Alokasi Umum (DAU) dan strategi kemandirian keuangan  daerah)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tri Suhendra Arbani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kusnadi Umar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
   <publisher>Alauddin University Press</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada konsep negara kesatuan, terdapat pemerintahan pusat dan pemerintahan daerah, dimana keduanya memiliki kewenangan tersendiri, terlebih lagi jika konsep negara kesatuan memakai prinsip desentralisasi. Keuangan negara merupakan urat nadi dalam pembangunan suatu negara, dan amat menentukan keberlangsungan perekonomian baik sekarang maupun yang akan datang. Dana alokasi  umum,  selanjutnya  disebut DAU adalah dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar-daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi (UU).  DAU dialokasikan dengan tujuan pemerataan dengan memperhatikan potensi daerah, luas daerah, keadaan geografi, jumlah penduduk dan tingkat pendapatan masyarakat di daerah, sehingga perbedaan antara daerah yang maju dan daerah yang belum berkembang dapat diperkecil. Buku ini membahas hukum pemerintahan daerah dan kebijakan keuangannya. Buku ini menguraikan berbagai hal di dalamnya seperti pemerintahan daerah dan ruang lingkupnya, keuangan negara, pemerintahan Islam dan kebijakan fiskalnya, desentralisasi fiskal, hubungan pemerintah pusat dan daerah serta strategi daerah dalam menghadapi keuangan yang tidak pasti.&#13;
Buku ini berisi tentang:&#13;
Bab I Pendahuluan&#13;
Bab II Keuangan Negara&#13;
Bab III Sistem Pemerintahan Islam dan Kebijakan Pengelolaan Keuangan Negara&#13;
Bab IV Desentralisasi Fiskal&#13;
Bab V Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah&#13;
Bab VI Pengalokasian Dana Alokasi Umum&#13;
Bab VII Kebijakan dan Strategi Daerah Terhadap Penundaan Dana Alokasi Umum&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Hukum keuangan negara</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fiskal</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dana alokasi umum</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Keuangan daerah</topic>
 </subject>
 <classification>343.03</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>E-books UIN Alauddin Makassar E-books UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>343.03 ARB h</shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>173</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-17 10:21:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-17 10:21:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>