<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151">
 <titleInfo>
  <title>Politik perkotaan (studi anak jalanan Makassar)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abu Bakar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
   <publisher>Alauddin University Press</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak jalanan adalah orang-orang pinggiran, jika kita tidak ingin menyebutnya sebagai orang-orang yang terpinggirkan dalam proses pembangunan yang berlangsung. Atau boleh juga disebut sebagai warga miskin perkotaan dengan hidup sedapatnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di luar lingkaran keluarga. Namun demikian, tidak semua yang hidup di luar lingkaran keluarga dapat dikategorikan sebagai anak jalanan. Hanya saja, beragam kepustakaan yang mendiskusikan anak jalanan, selalu menempatkan keberjarakan dengan keluarga sebagai titik berangkat dalam mendefinisikan anak-anak ini. Walaupun tulisan ini menyasar orang-orang pinggiran, akan tetapi membicarakan semua entitas dari mereka merupakan kajian yang sangat luas karena harus mengkategorisasi dan melihat berbagai aspek dari masing-masing yang dibicarakan. Karena keluasan itulah, penulis hanya memfokuskan pembahasan terkait anak jalanan yang hidup di Makassar.&#13;
Buku ini berisi tentang:&#13;
1) Pendahuluan&#13;
2) Pembangunan dan Ancaman Subsistensi&#13;
3) Mendiskusikan Negara, Membincang Siasat&#13;
4) Ritus “Kekerasan Legal”: Hukum, Razia dan Institusionalisasi&#13;
5) Kekerasan Lain: Pak Ogah, Patron dan Preman&#13;
6) Siasat: Melawan Sedapatnya&#13;
7) Penutup</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Politik--Makassar</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Anak Jalanan</topic>
 </subject>
 <classification>362.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>E-books UIN Alauddin Makassar E-books UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>362.7 BAK p</shelfLocator>
 </location>
 <slims:image>Cover_buku_jpg.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>151</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-08-15 12:50:09</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-15 12:50:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>